Senin, 13 Oktober 2014

KOREKSI

Koreksi: Kami tidak miskin tapi kami sederhana, cukup sederhana untuk bisa hidup setiap hari.
Jika kami miskin, kami pun tak akan memelas dan meminta bantuan pada orang yang hanya membantu kami dengan ‘materi’ (baca: tanpa hati). Yang kami butuhkan bukan ‘materi’ tapi ‘hati’.
Hati kalian yang tak akan pernah mencela ketika kami meminta bantuan
Hati kalian yang tak akan pernah mengungkit ketika kami tak bisa membalas (sesuai harapan) kalian
Jika kami ini “miskin”, lebih miskin mana dibandingkan dengan mereka para 'tikus berdasi'?
Kami —tanpa bantuan ‘tangan-tangan’ tak berhati— masih bisa menikmati makan setiap hari meski sangat sederhana.
Bagaimana dengan mereka para 'tikus berdasi' yang duduk nyaman di atas kursi kemegahan? Masih bisakah mereka makan tanpa uluran ‘tangan-tangan tulus’? Masih sangat bisa.
Masih bisakah mereka hidup dengan mewah dan serba tercukupi ketika kami datang “memohon” sedikit bantuan? Lagi-lagi masih sangat bisa.
Lalu masih bisakah para 'tikus berdasi' itu “makan berlebihan” tanpa ada rakyat yang terus menyuapi mereka? Tidak.
Masih bisakah mereka terus menjadi 'tikus berdasi' tanpa adanya rakyat yang “memberi” pakaian mereka? Entahlah..

Sekali lagi, koreksi: KAMI TIDAK MISKIN TAPI KAMI SEDERHANA!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar