Selasa, 30 September 2014

CURHAT ala PISANG COKLAT

Pagi ini muncul cerita tentang penemuan kisah cinta yang ane sendiri tak tahu apa namanya. Kisah ini berasal dari temen kontrakan ane yang penuh usaha atas nama cinta. Dari sebuah kolaborasi usaha kewirausahaan mini, temen ane yang satu ini akhirnya menemukan apa yang selama ini sering dipertanyakan. Sebut aja temen ane namanya Nining dan temen kolaborasi wirausahanya Puput.
Usaha mereka udah berlangsung beberapa bulan terakhir ini. Untuk memperlancar usaha sekaligus pemasukan, si Puput mencari orang yang mau jadi partner di bidang marketing via jejaring sosial yang paling banyak digunakan oleh manusia di dunia termasuk di Indonesia yaitu pesbuk. Bahasa udah keren nih, marketing. Tapi sebenernya ya dagang jajanan.

Senin, 29 September 2014

INI SAUDARAKU, MANA SAUDARAMU?

Cerita hari ini adalah tentang saudara. Tadinya cuma ngobrol ngalor-ngidul nggak jelas sambil bahas tugas-tugas kuliah di kampus. Ternyata ada yang unik tentang topik yang kita bicarain. Setelah otak ane mencerna omongan temen-temen ane, ternyata kita sama-sama lagi ngomongin pengalaman pertemuan saudara yang telah lama tak diketahui. Sayangnya ane nggak inget gimana awal mula tercetusnya obrolan ini tapi yang jelas ini menjadi hiburan tersendiri bagi otak kami yang sedang dirundung tugas kuliah.
“Ternyata ane punya saudara jauh di sini. Tapi ane nggak tahu orangnya kayak gimana. Yang ane tahu rumahnya dekat sini, katanya sih dekatnya Linggarjati Baru situ”.
“Lhah, kok bisa nggak tahu?”.

Rabu, 17 September 2014

MAHASISWA FKG MENCARI PASIEN

Di kampus ane, Fakultas Kedokteran menjadi primadona bagi para lulusan putih – abu-abu yang masih baru. Tapi kali ini ane nggak mau bahas masalah Fakultas Kedokteran tetapi ane mau bahas fakultas tetangganya Fakultas Kedokteran di kampus ane, yakni Fakultas Kedokteran Gigi alias eF-Ka-Ge. Jeng, jeeennnngg....
Seperti yang kita tahu, anak-anak FKG itu biasanya mencari pasien untuk praktek mereka. Sesuai dengan prinsip yang tak diakui, orang-orang kedokteran gigi itu mencari nafkah di mulut orang lain. Dan sejalan dengan hal itu, biasanya mereka para pencari pasien dari negeri yang disebut FKG itu, akan memburu pasien mereka mulai dari temen deket, temen kos, temennya temen kos, ibu kosnya temen kos, hingga orang yang nggak dikenal dan masyarakat umum. Praktek mereka bisa berwujud otak-atik gigi orang hingga mencari berbagai jenis sariawan dengan penyebab yang berbeda.
Rasanya seperti hal sepele bagi anak non-FKG. Tapi itu menjadi sangat tidak sepele bagi anak FKG. Nah, berkaitan dengan kasus itu bro, ane punya cerita yang menyangkut anak FKG. Cerita ini terjadi beberapa hari yang lalu.

Senin, 15 September 2014

MATA PISAU

Tak biasa aku menulis sebuah diary. Aku selalu merasa mampu menceritakan apa yang aku alami tanpa sebuah diary. Aku menulisnya dalam sebuah cerita yang lain tapi serupa. Tapi yang ini, aku belum memiliki ide untuk membuatnya menjadi sebuah cerita. Dengan lugas, aku akan menuliskannya dalam bentuk rangkaian kataku.
Aku masih berada di tempat ini. Di tempat yang sama. Di waktu yang sama. Tapi pikiranku mulai melayang, menjelajah dunia yang tak berada di sekitarku. Hanya dari sebuah benda elektronik, wujud kemajuan teknologi, pikiranku telah terbawa mengarungi tempat lain. Sebuah benda kecil yang orang menyebutnya sebagai handphone. Tempat yang jauh.

Jumat, 12 September 2014

BE SMART WOMAN!

Di tulisan ini ane mau ngomongin masalah klasik yang sering menjadi dilema bagi seorang cewek: MENJADI IBU RUMAH TANGGA ATAU WANITA KARIR?
Sejak kecil kita (baca: cewek) dididik sama dengan yang lainnya (baca: cowok). Nggak ada pembeda atau pengecualian, ya, kecuali kayak sekolah atau tempat pendidikan khusus cewek, misalnya pondok pesantren. Tapi secara umum dan keseluruhan ya sama aja, kita dididik untuk mendapatkan ilmu dan menjadi generasi yang cerdas di masa yang akan datang. Masalah untuk mempertahankan prinsip untuk terus mengenyam bangku pendidikan baru muncul ketika melepas seragam putih – abu-abu dan memasuki bangku perkuliahan.

Senin, 08 September 2014

SEBUAH MISI TELAH DIMULAI: PATROL #2

Jreng, jrenngg... Ane kembali lagi nih dengan cerita baru untuk PATROL. Sebuah cerita yang masih berkaitan dengan tugas kuliah. Bosen ya dengan cerita tugas kuliah? Tapi sorry bro, ane masih belum dapat wangsit lagi buat bikin cerita karangan. Bisanya berbagi cerita masalah tugas kuliah khususnya tugas praktika ini –sekalian curhat sih.
Di semester dewasa ini, semester lima, ane ada tugas buat bikin produksi acara televisi. Yang pasti tugas ini dikerjain secara berkelompok dengan dana yang berkelompok juga yang didapat dari kantong anggota kelompok. Seperti yang udah pernah ane ceritakan, kelompok ane dapat tema budaya lokal. Dan untuk nama PATROL sendiri udah pernah ane ceritain di postingan sebelumnya. Singkatnya, setelah berdiskusi, kita sepakat untuk mengangkat tentang pelestarian permainan tradisional egrang dan batik khas Jember.
Setelah berbagi tugas, ane kedapatan peran sebagai pengarah acara saat produksi dan koordinator tim riset, yang sekaligus tim yang secara tidak langsung dinobatkan sebagai tim kreatif, di pra-produksi. Setelah ane ngobrol ngalur ngidul dikit sama tim riset, ane putuskan untuk menemui narasumber pertama yang menyandang nama Prof. Ayu, M. A, dan membuat janji untuk berkunjung ke rumahnya sekaligus mampir ke sanggar anak yang dibinanya yang dikenal sebagai Untukmu Si Kecil. FYI, narasumber ane yang pertama ini seorang profesor, dan budayawan. Salah satu dosen di fakultas ane, tepatnya dosen Sastra Inggris. Ada beberapa cerita yang muncul setelah penentuan narasumber ini.

Minggu, 07 September 2014

SEBUAH MISI TELAH DIMULAI: PATROL #1

Pada dua tulisan ane sebelumnya, ane telah mengisahkan bagaimana tugas-tugas ajaib –menurut versi ane– yang pernah ane lalui di empat semester terakhir. Kali ini ane akan memulai sebuah cerita baru tentang tugas kuliah ane di semester lima. Di semester ini ada beberapa tugas. Tapi tugas yang besar, dari segi waktu, dana, tenaga, dan pikiran adalah mata kuliah Praktika Terpadu 01. Di mata kuliah ini ane benar-benar menerapkan ilmu dari mata kuliah-mata kuliah lain yang udah ane lewatin.
Semua dimulai sejak pertemuan pertama mata kuliah ini. Catatan: jangan pernah melewatkan satu pertemuan pun dari mata kuliah ini, kecuali

Rabu, 03 September 2014

CERITA DI BALIK KEGILAAN TUGAS-TUGAS KULIAH #2

Melanjutkan dari kisah ane bersama tugas-tugas kuliah sebelumnyaa.
Di semester tiga ada dua mata kuliah yang akan ane ungkap. Sebut saja tata cahaya 01 dan videografi yang merangkap editing. Kita mulai dengan kisah tugas videografi yang merangkap juga sebagai tugas editing ini. Tugasnya adalah bikin video adzan maghrib plus adzan shubuh dan bikin video klip. Untuk proses eksekusi hingga final dari video adzan berjalan lancar. Sedangkan untuk eksekusi video klip ane agak bingung dengan yang namanya talent. Ane butuh beberapa talent cewek dan satu talent cowok sebagai tokoh utamanya. Setelah ane kerahkan seluruh temen kontrakan ane sebagai talent cewek, satu masalah terlewati. Tinggal masalah talent cowok. Ane butuh wajah yang pas-pasan tapi masih bisa dipoles dikit biar cakep dan biar kelihatan perubahannya. FYI, ane bikin video klip lagunya Element yang Pacar Tanpa Tandingan. Konsepnya adalah pembuktian bahwa cowok yang serba pas-pasan juga bisa punya pacar.
Akhirnya ane nemu korban sebagai talent cowok.

Senin, 01 September 2014

CERITA DI BALIK KEGILAAN TUGAS-TUGAS KULIAH #1

Tugas? Rata-rata mahasiswa akan malas ketika mendengar kata itu sebagai penutup perkuliahan. Udah jelas ke mana arah pembicaraan dosen ketika mengucapkan kata itu. Paper. Makalah. Resume dan lain sebagainya.
Hal itu ‘tidak begitu’ berlaku di jurusan ane. Tapi bukan berarti sepenuhnya nggak laku. FYI, ane berada di bawah payung Program Studi Televisi dan Film sebuah universitas negeri.  Sebuah program studi televisi dan film satu-satunya di universitas negeri di negeri yang penuh masalah ini. Jarang-jarang aja ane dapat tugas buat bikin makalah, paper, resume atau sejenis saudara-saudaranya itu. Biasanya dosen ane ngasih tugas cukup ajaib untuk pertama kali di dengar. Apalagi bagi yang nggak pernah nyangka kalau bakal ada tugas-tugas ajaib itu. Kenapa ane bilang ajaib? Karena ini tidak biasa. Kenapa ini tidak biasa? Karena ini ajaib. Haha, muter-muter kayak kucing ngejar ekornya sendiri :D
Oke, ane akan kasih tahu beberapa tugas ane yang agak ajaib.