Selasa, 26 Agustus 2014

TIPE-TIPE MAHASISWA

Sebelum kenal sama yang namanya bangku kuliah (karena belum kenalan), ane pikir kuliah sama aja kayak sekolah biasa. Cuma kalau kuliah lebih tinggi tingkatannya. Jadi ya, ane pikir sih cuma belajar, tugas, nilai, dan sejenisnya. Tapi ternyata nggak. Ada banyak tipe mahasiswa/i di kampus karena menurut ane, kampus juga bisa disebut tempat merantaunya anak muda yang nyari-nyari ilmu. Pada dasarnya, ada beberapa tipe mahasiswa yang paling populer di kampus.

Mahasiswa Kupu-Kupu
Merupakan sekumpulan mahasiswa yang kerjaannya hanya kupu-kupu alias kuliah-pulang – kuliah-pulang. Mereka adalah tipe mahasiswa yang kerjaannya hanya di lingkungan kampus dan kos. Mereka cukup rajin kuliah tapi setelah kuliah, mereka langsung menuju tempat persemedian hingga kuliah berikutnya, yaitu kamar kos.

Mahasiswa Kuper
Mahasiswa kuper merupakan tipe mahasiswa yang mempunyai banyak referensi karena mereka hanya berkutat dengan kuliah-perpustakaan – kuliah-perpustakaan. Kalau sudah kayak gini, perpustakaan bisa jadi tempat nongkrong mereka. Rajin banget ke perpus, entah buat pinjem buku kuliah, pinjem novel, baca-baca buku lainnya, internetan, atau sekedar ngecengin petugas perpustakaan.

Mahasiswa Kunang-Kunang
Hidup mereka paling asyik. Hanya kuliah-nangkring – kuliah-nangkring[1]. Mereka masuk kuliah untuk memenuhi panggilan dosen dan absensi. Entah apa yang dilakukannya di dalam kelas, terserah aja. Yang penting pulang kuliah nangkring. Tempat favorit mereka biasanya warung kopi atau kafe-kafe sederhana yang sesuai kantong mahasiswa.

Mahasiswa Kura-Kura
Berbekal dengan pengalaman berorganisasi atau hanya sekedar untuk memenuhi hasrat bergaul dengan anak organisasi, mahasiswa ini rajin banget mengikuti berbagai kegiatan dan berpartisipasi menjadi panitia. Mahasiswa kura-kura alias mahasiswa kuliah-rapat – kuliah-rapat ini, biasanya nggak hanya  mengikuti satu unit kegiatan mahasiswa aja. Jadi setiap kali kuliah mereka jarang hadir tapi kalau untuk urusan rapat organisasi, mereka akan selalu ada. Memang tidak semua mahasiswa kura-kura mengikuti lebih dari satu organisasi. Ada juga yang hanya ikut satu organisasi tapi jadi mahasiswa kura-kura. Mereka adalah orang-orang yang aktif dalam berpartisipasi menjadi panitia setiap kegiatan. Jadi kesimpulannya, dalam masa kuliahnya, mahasiswa kura-kura ini akan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk kuliah dan rapat.

Mahasiswa Lainnya
Mahasiswa ini terdiri dari mahasiswa yang biasa-biasa aja dan mahasiswa luar biasa. Yang tergolong mahasiswa biasa-biasa aja adalah mereka yang kalau kuliah ya biasa aja, termasuk tampang, nilai, kehadiran, partisipasi dalam organisasi, dan lain-lain. Sedangkan mahasiswa luar biasa adalah mereka yang jarang masuk kuliah tapi daftar hadir penuh karena sering banget TA (titip absen), tugas nggak tahu jluntrungannya gimana yg penting kelar, kalau ujian datang mepet waktu (ada juga yg datang telat, tapi kelar duluan), urusan nilai terima aja apa yang dikasih dosen, dan hal-hal luar biasa lainnya yang berbeda dari mahasiswa lain.
Sebenarnya banyak sih tipe mahasiswa yang lain. Kayak mahasiswi idola mahasiswa sekampus, apalagi kalau anak teknik yang fakir mahasiswi. Ada yang bening dikit, langsung serobot. Ada lagi mahasiswa cakep, ganteng, tinggi, pinter, yang kalau lewat bikin semua cewek pada ngikutin setiap geraknya. Tipe mahasiswa kayak gini nih yang paling dibenci sama mahasiswa lain yang bermuka pas-pasan. Karena itu membuat mereka yang bermuka pas-pasan menjadi kurang laku. Ada lagi mahasiswa yang suka jalan-jalan ke mana aja alias yang suka traveling. Mereka biasanya akan lebih suka mendonasikan uang mereka untuk traveling daripada untuk memenuhi kebutuhan mereka termasuk bayar kos, beli bahan kuliah, dan keperluan kuliah lainnya.
Intinya, kampus itu kayak Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda tapi tetep anak kuliahan juga.




[1] Nangkring: nongkrong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar